BAGAIMANA CARA MEMEPRSIAPKAN DIRI UNTUK MENGIKUTI WAWANCARA KERJA KAPAL PESIAR

     

    Industri kapal pesiar berkembang terus secara cepat dan ada banyak kesempatan untuk bekerja dan memiliki karir yang bagus kedepannya di kapal pesiar. Akan tetapi, lowongan kerja yang dibuka itu sangatalah kompetitif sehingga dituntut untuk mempersiapkan diri karena persaingan untuk bekerja di kapal pesiar berasal dari seluruh dunia.

    Memberikan performa yang baik selama mengikuti wawancara kerja adalah salah satu hal terpenting agar bisa diterima kerja di kapal pesiar. Persiapkan diri kamu dalam hal menjawab pertanyaan saat wawancara, pakaian yang rapih, dokumen-dokumen pendukung lamaran, serta mempersiapkan pertanyaan yang mungkin diajukan ketika saat wawancara, dengan begitu peluang kamu untuk dipekerjakan semakin tinggi.

     

    Nah berikut ini beberapa hal penting yang perlu kamu ketahui dalam mengikuti wawancara kerja kapal pesiar.

     

    1. Kualitas menjadi hal utama yang diinginkan oleh recruiter/perekrut kerja

    Bekerja di kapal pesiar adalah salah satu cara yang bagus untuk berkeliling dunia sambil mendapatkan penghasilah yang wow pastinya. Tapi ini bukanlah pekerjaan yang cocok untuk semua orang. Salah satu cara untuk membedakan diri kamu dari kandidat lain adalah memahami perbedaan bekerja di kapal pesiar dengan bekerja di posisi yang sama di darat.

    Ketika kamu diundang untuk mengikuti wawancara itu merupakan hal positif bahwa perekrut kerja berfikir jika kamu memiliki kualifikasi, keterampilan dan pengalaman yang dibutuhkan untuk posisi tertentu di kapal pesiar. Wawancara kerja itu lebih dari sekedar melakukan tugas pekerjaan, akan tetapi tugas perekrut adalah mengevaluasi jika kamu cocok bekerja dilingkungan kapal pesiar dan memastikan kamu bahagia dan produktif di dalamnya.

    Sikap perilaku & keperibadian (attitude & personality) menjadi hal sangat penting agar bisa sukses bekerja di kapal pesiar. Perlu juga diketahui kamu akan tinggal diatas kapal dan memiliki sedikit waktu luang yang kamu habiskan untuk sosialisasi dengan teman kerja dan berbagi cabin dengan crew lainnya.

    Untuk menunjukan kalau kamu cocok bekerja di laut dengan membuktikan diri bahwa kamu energik, handal dan bisa bekerja bersama-sama dalam satu tim.

     

    1. Pakaian dan penampilan untuk wawancara kerja

    Perekrut dilatih untuk memperhatikan penampilan kamu dan mengevaluasi kesan pertama saat bertemu langsung, hal ini penting untuk bahwa perusahaan kapal pesiar ingin kru dan staf yang bisa memberikan yang positif kepada tamu. Tata cara berpakaian diatur sangat ketat sehingga perlu di perhatikan dari ujuang kepala sampai kaki. Pada saat kamu mengikuti wawancara perhatikan cara berpakaian kamu yang rapih, dengan rambut dan tata rias yang sesuai untuk perempuan dan laki-laki biasanya dilarang memiliki jenggot dan kumis karena ini merupakan faktor kebersihan dan kerapihan juga.

     

    1. Apa yang perlu kamu bawa dan siapkan saat wawancara kerja

    Perekrut akan membutuhkan dokumen tertentu jika perusahaan memutuskan untuk mempekerjakan kamu untuk bekerja di kapal. Dengan meluangkan waktu beberapa saat untuk mencetak atau menyalin beberapa dokumen penting dan membawanya ke wawancara, kamu akan mendapatkan keuntungan. Jika perekrut memiliki dokumen kamu tetapi perlu menunggu kandidat lain untuk mengirimkannya setelah wawancara, lamaran kamu bisa langsung ke garis depan untuk pekerjaan itu. Perekrut tidak akan membuat tawaran pekerjaan tanpa memvalidasi dokumen, jadi sebaiknya jangan biarkan dia menunggu. 

     

    1. Memahami dan merespon dengan baik setiap pertanyaan yang diajukan

    Perusahaan pelayaran ingin merekrut kandidat yang akan bekerja dengan jam kerja panjang dan dan sedikit libur selama masa kontrak kerja 8 bulan atau  (dan terkadang bahkan lebih lama). Meskipun kamu mungkin memiliki pengalaman yang sangat baik bekerja di darat dan CV serta surat lamaran yang mengesankan, jawaban wawancara kamu harus meyakinkan pewawancara bahwa kamu juga akan sukses hidup dan bekerja di laut.

    Kamu hari siap untuk menjawab beberapa pertanyaan sepeperti:

    1. Why do you want to work for our company?
    2. What do you know about the cruise industry?
    3. How do you feel about being away at sea for eight to ten months?
    4. Are you willing to share a cabin with a co-worker?

     

    1. Siapkan pertanyaan kamu untuk disampaikan saat wawancara

    Biasanya pada akhir sesi wawancara, perekrut akan memberi kamu kesempatan untuk bertanya. Jadi gunakan kesempatan ini untuk bertanya. Mengajukan pertanyaan menunjukkan bahwa kamu tertarik dan antusias dengan peluang kerja. kamu harus selalu siapkan dengan tiga hingga lima pertanyaan untuk diajukan kepada perekrut.

    Pertanyaan yang kamu ajukan harus menunjukkan bahwa kamu pekerja keras dan bersemangat tentang pekerjaan itu. Attitude adalah segalanya dalam wawancara kerja kapal pesiar dan semakin kamu dapat menunjukkan antusias dan ketertarikan, semakin besar peluang kamu untuk mendapatkan tawaran pekerjaan.

    Beberapa contoh pertanyaan bagus untuk ditanyakan adalah:

    1. How soon does the position start?
    2. What type of training is provided?
    3. Are there possibilities for promotion?
    4. What are the duties of the position?
    5. How would you suggest preparing for the job if I am hired?

     

    1. Tingkatkan kepercayaan diri kamu dengan latihan wawancara

    Kamu mungkin merasa gugup atau stres sebelum wawancara. Ini adalah reaksi alami  dari kebanyakan orang selama wawancara kerja. Salah satu cara terbaik untuk mengatasi rasa gugup dan membangun kepercayaan diri adalah dengan berlatih wawancara. Kamu dapat meminta seorang teman atau anggota keluarga untuk membantu kamu dengan satu atau dua wawancara praktik. Mereka bahkan dapat memberikan umpan balik yang berguna tentang cara meningkatkan kinerja kamu.